
Integritas, Inovasi, dan penanaman nilai Pancasila harus ditanamkan sejak dini, mengenalkan antikorupsi, inovasi dan nilai-nilai Pancasila pada siswa TK dan PAUD, mengapa tidak?
Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam hal ini Disdikbud, Inspektorat Daerah dan BP3D berkolaborasi dengan IGTKI dan Wahana Rekreasi Indonesia menyelenggarakan Edu Profesi dan Inovasi Anti korupsi, Saber Pungli dan Penanaman Nilai Pancasila, seperti yang dilakukan di eks Gedung Kantor Kecamatan Boyolali.
Kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan selama 43 (empat puluh tiga) hari, dimulai tanggal 16 Oktober s.d 27 November 2023. Selama sebulan lebih tersebut, sedikitnya 551 lembaga Pendidikan dengan jumlah 14.073 siswa TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bakal memenuhi tempat itu untuk mengikuti kegiatan edu profesi dan inovasi tersebut.
Agar mereka memahami tema Antikorupsi, Saber Pungli dan Penanaman Nilai Pancasila, pembelajarannya dilakukan lebih menarik. Ruangan disulap menjadi wahana dengan desain yang menarik dan menggambarkan berbagai profesi, seperti Polisi, TNI, dokter, petugas pemadam kebakaran dan sebagainya. Siswa yang mengunjungi stand akan diberikan penjelasan tentang profesi tertentu secara langsung, menggunakan alat peraga seperti boneka, hingga menonton film tiga dimensi. Pesan yang diusung, mengajak anak untuk berperilaku disiplin dan menghargai sesama, yang merupakan kunci pokok penanaman karakter sejak dini.
Kegiatan tersebut untuk mengenalkan budaya karakter pada anak, termasuk menghindari korupsi. Dengan wahana edukasi tersebut akan memberikan satu pembelajaran yang hebat dan kuat, menambah nilai plus karakter, sehingga dengan metode pembelajaran seperti itu, mampu menciptakan generasi Boyolali yang hebat yang terdidik mulai usia dini dan menanamkan budaya memberi manfaat kepada sesama.
Salam Metal
Integritas-manfaat
Salam Inovasi
