Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober, Pemerintah Kabupaten Boyolali akan mengadakan kegiatan untuk mendorong terwujudnya pusat keunggulan santri (santri excellent hub) yang mengamalkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hari Santri Nasional memiliki arti, makna dan filosofi yang bukan hanya diperingati secara euforia atau seremonial belaka, tetapi menjadi momentum untuk refleksi yang kemudian menjadikan dasar refleksi itu untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa. Hari santri mengingatkan kita kembali akan pentingnya peran santri dari zaman ke zaman, sejak zaman penjajahan hingga sekarang.
Peringatan Hari Santri dapat dijadikan momentum untuk berbenah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) santri dalam menjawab dan menghadapi tantangan, serta perubahan-perubahan global. Oleh karena itu, diperlukan sebuah kegiatan yang dapat mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut dalam sebuah pagelaran penganugerahan yang diberi nama “Pekan Kreasi dan Inovasi Guru Ngaji dan Pemilihan Pesantren Desa Santri Metal Kabupaten Boyolali Tahun 2023”, dengan Tema “Improve Your Skills and Build Islamic Civilization”.

Dalam pelaksanaannya akan ada Lomba Video (Guru Ngaji, dengan materi video antara lain perkenalan diri, profil, jumlah santri, pembelajaran hari apa saja, alat/sarpras yang digunakan dalam pembelajaran, pidato/ tartil santri, dan inovasi yang digunakan dalam pembelajaran, TPA/TPQ, Guru Ngaji dan Santri melafalkan bacaan Asmaul Husna sesuai dengan Nadhom masing-masing), Pemilihan Pesantren Desa Santri Metal Kabupaten Boyolali Tahun 2023, Puncak Acara Malam Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023 yang rencananya akan diadakan pada Bulan Oktober 2023.